Berikut ini adalah pengalaman makan di restoran oriental namanya King Chef. Lokasinya di Mall Of Indonesia lantai 1, bersebelahan dengan Solaria. Posisi tenant ini memang agak kurang terlihat tempatnya, karena pintu masuknya agak lebih ke dalam dibandingkan Solaria, lebih ke arah jembatan tengah lantai 1 mall ini. Tentu saja jika kita duduk makan di dalamnya,
kita bisa melihat area permainan utama di mall ini.
Begitu kita masuk, terdapat kotak-kotak akuarium sederhana, dimana di dalamnya terdapat beberapa macam ikan seperti ikan kerapu, kerang, udang. Kami coba tanya petugasnya, ikan yang paling mahal di kotak tersebut adalah kerapu tikus... hihihi mukanya memang mirip sekali dengan tikus. Agak serem juga sih kalao memakannya.
Yukkk masuk... kita duduk dan diberikan menu makanan yang sebagian besar menunya adalah menu oriental dengan berbahan seafood. Pastinya menu-menu ini beda sekali seperti yang biasa kita jumpa di restoran oriental seperti Red Bean atau Rice Bowl... Ehm lebih seperti ke Duck King. Selain seafood, juga ada menu berbahan unggas seperti bebek, burung dara, ayam dan daging.
Dan kami pun memesan yang menurut kami cukup untuk makan berdua, karena dilihat dari harganya pun bisa dibilang cukup mahal... Tapi memang sesuai harganya dengan menu-menu yang lain dari pada yang lain serta dengan pelayanannya dan tempatnya nyaman.
Kami memesan pastinya bebek peking, burung dara, ikan asam manis, brokoli dengan topping daging kepiting, dengan nasi putih biasa. Minumnya kami memesan teh chrysanthemum. Saat itu terdapat promo. Karena pesanan kami lebih dari Rp. 200rb, maka kami diberikan puding, yaitu dipilih puding mangga, cincau hitam, atau satu lagi saya agak lupa kalo tidak salah puding kelapa atau alpukat ya... Jika lebih dari Rp. 250rb maka akan diberikan free 1/2 bebek peking.
Selama menunggu pesanan, kami menikmati suasana tempatnya yang minimalis dengan warna putih dan cokelat hitam. Diberikan nuansa-nuansa lampion merah dan bunga sakura. Namun saya kurang suka dengan posisi dapurnya yang terlihat dari tempat duduk makan. Jadi kurang elegan rasanya he3x...
Ok, pertama kami diberikan acar, sambal dan minuman. Teh chrysan yang kami pesan, diberikan dalam satu poci teh, dengan didalamnya memang ditinggalkan bunga-bunganya. Dan selanjutnya makanan kami datang satu persatu. Burung daranya ukurannya kecil dilengkapi dengan pelengkapnya seperti kecap asin dan bumbu gurih. Walaupun kecil, tapi dagingnya tidak alot dan enak. Selanjutnya bebek pekingnya yang kulitnya terasa garing, dagingnya yang berserat dan gurih... Menurut saya pribadi sih bebek peking ini lebih enak dibandingkan yang di Rice Bowl, tapi sayangnya di dagingnya itu masih ada tulang (harus goyang mulut deh) dan bumbu pelengkapnya sedikit (boleh minta lagi gak ya, he3x...).
Lalu ikan asam manis, rasannya juga enak, pas asam manisnya, dilengkapi dengan irisan buah mangga. Brokoli dengan daging kepiting, porsinya lumayan banyak, sepertinya kami kenyang dengan cukup makan brokoli ini dengan nasi... topping daging kepitingnya pun juga banyak. Dan terakhir adalah free pudingnya. Kami memilih puding cincau diberikan manisannya yaitu madu disajikan terpisah. puding ini ditempatkan dalam mangkuk tidak seperti wadah puding seperti biasa, tapi mangkuk yang cocoknya sih untuk sapo tahu. Jadi bisa cukup untuk berdua orang nih he3x... tapi kok mangkuknya agak-agak somplak dan retak pingirannya?
Buon Apetito...
| < Prev | Next > |
|---|


