Grazie Craft

Ratu Kepiting

Ratu KepitingJika kita melewati jalan Boulevard Raya daerah Kelapa Gading sekitar pukul 6 sore ke atas, kita akan menemukan apartement Wisma Gading Permai penuh parkiran mobil di pelatarannya karena penuh juga dengan tenda-tenda makan. Salah satunya yang ramai dan berspanduk besar adalah tenda bernama Ratu Kepiting - Pondok Seafood dan Chinese Food.

Tenda ini buka dari pukul 6 sore hingga 12 malam. Tempat ini ramai dikunjungi karena cocok untuk akhir minggu kumpul-kumpul keluarga, teman atau malam mingguan.

 

Dan karena tenda tentu pasti akan ada kucing-kucing di bawah meja, namun sayangnya ada anak-anak kecoa kecil-kecil yang keluar dekat tempat sendok, garpu dan tissue. Yah sepertinya memang harus dilap kembali sendok garpunya. Tapi untungnya tidak ada pengamen yang datang. Masing-masing pegawai dipakaikan rompie berwarna biru dengan logo kepitingnya di belakang. Jumlah pegawainya cukup banyak.

Menunya terdiri atas : beberapa macam masakan kepiting, kerang, ikan, udang, cumi, lumpia, lindung, ayam, sapi, soup, bakmie & bihun, sayuran, nasi, kodok dan lain-lain. Untuk minumannya ada soft drink, juice dan teh.

Sayangnya kami belum sempat mencicipi menu kepiting karena pasti jagoannya menu kepiting dong, tapi karena sudah kebanyakan pesan untuk pauknya seperti bakmi goreng seafood, cumi goreng tepung, mun tahu, ikan baronang bakar, toge cah ikan asin dan kangkung cah terasi. Mungkin nanti kami akan coba datang kembali khusus untuk menu kepiting he3x... Dan untuk menu makanannya ini tidak tercatat daftar harganya jadi agak-agak harus ngerem juga nih pesennya. Kami sempat menanyakan untuk kepiting dan ikan dijual harganya berdasarkan kiloan.

Makanan sudah datang. Pertama cumi goreng tepung yang kurang kuah saos dan kacang polongnya (biasanya kan ditempat-tempat lain ada), daging cuminya tidak alot, begitu juga dengan tepung gorengnya tidak begitu crispy. Penataannya cukup simpel dengan dialasi daun seledri di atas piringnya. Lalu bakmi goreng seafood terlihat mengiurkan dan memang, rasanya cukup gurih dan enak. Rasa mun tahunya juga gurih, begitu juga dengan rasa toge cah ikan asin lumayan gurih dan asin (tidak asin banget) dengan ada rasa pedas sedikit-sedikit. Porsinya juga cukup. Tapi porsi kangkungnya kami rasa sedikit jadi kami pesan dua dan memang rasa terasinya sedap bo, dengan pedasnya yang cukup. Sayang untuk ikan baronang bakar yang dilengkapi dengan sambel uleknya, tidak begitu berasa bumbunya dan dagingnya masih basah, bakarnya tidak terlalu kering. Untung aja dikasih jeruk nipis jadi agak berasa asam. Temannya ikan yaitu sambel uleknya, wuiiih, nendang pedasnya, mantab.

Setelah selesai makan, saya pribadi mencoba untuk berhitung-hitung dalam hati kira-kira abis berapa yah, dan menurutku sih sekitar Rp. 250.000an untuk bertujuh orang dengan dilengkapi juga masing-masing nasi putih dan es teh. Dan hasilnya adalah Rp. 176.000. Ehm... cukup murah. Lebih baik tadi pesan kepitingnya dan menu lainnya juga, tapi karena beberapa orang sudah cukup kenyang maka lebih baik kami cari sasaran tenda lain. Kami pun menentukan untuk sisanya adalah minum es campur, teler dan es kopyor di tenda Sinar Garut Boga Rasa dan Bubur Ayam. Malah sebelum makan di Ratu Kepiting pun dan sambil menunggu makanan pesanan kami datang, beberapa dari kami ada yang jalan-jalan beli kuotie dan juice alpukat he3x... Enaknya berwisata kuliner ini, apalagi malam-malam di malam mingguan. Asal jangan ujan ajah dan berdesak-desakan apalagi ngatri he3x...

 

Buon Apetito...

 
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Counterstrike.web.id
Komunitas Counter Strike Indonesia
1babyborn
Baby Food Recipes
Falcunix Danny's Blog
Sweet Strawberry
Memaknai perjalanan hidup dan meniti setiap langkah yang bercahaya